Kamis, 22 Desember 2011

Menjemput Puisi


Belum kutemukan cara melupakanmu
sungai kecil berair bening
bebatuan menanti kecupan
dan sepasang capung menari-nari
dan matamu,
yang tak pernah redup bagai mentari
memandang sunyi pada gemericik arus
menyeret hayal kita pada jeramnya
sore ini,
aku ingin mengenangmu
pada liukan asap rokokku
atau pada pancuran di kamar mandi
kupuaskan hingga menggigil
esok,
aku akan kembali  ke sungai kecil
walau tak pasti riaknya masih menari
sebab ku tahu kau telah jauh
akan kujemput sebuah puisi
pada bebatu yang masih setia.
(22 Desember 2011)

1 komentar:

Follow by Email

Pengikut

Buble