Rabu, 02 Agustus 2017

Kau & Aku


Kau & Aku
Pertama ku mengenalmu di dunia angan bak fatamorgana
Aku atau Kau yang menemukan itu tak pasti
Lalu kau nyata di air kelapa yang kuteguk  rata tak berasa
Sua perdana kita akhiri di bawah cemara
Yang rantingnya kering meranggas resah...

Dadaku bergemuruh katamu, kurasakan juga itu ujarku
Setelah itu kita kembali pada realita tanpa canggung
Setelahnya kita kembali merindu dibawah cemara yang sama, itulah yang kedua

Roda haruslah bergulir, tapi rindu enggan digilas
Kujanjikan kau di KeNO tanpa sungkan kau mengangguk setuju tiga

Puaskah aku?  Cukupkah buatmu?  Kita akur : TIDAK...!!!
Empat rindu melonjak-lonjak menyerbu hingga ke ubun ubun
Melayang tinggi kepuncak Lexus hingga kota tak mengenal kita, pada senja kita terkapar...

Kita jelang cinta merah delima seusai debatmu dengannya
Ada rasa sesal tapi aku tak berdaya 
kupagut rona membara di dahimu hingga puas
Kita selesaikan tuntas tanpa bekas seperti kerbau membajak empat kali

Kembali Aku dan kau seperti tak berakal
memendam rindu hingga membiru
Jelajah hari bersama hingga ke ujung bumi
teruji kau setia...
Sepanjang jalan mengembara angan liar menebar pendar
Tiada aral kita hirau walau tak sedikit mencecar
hingga senja rubuh di rumpun buluh
Kita tuntaskan tanpa sesal hingga meresap ke pORi-poRI di seperenam hari
***
(cinta! belumusaikisahini...)kualanamu 160317

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Pengikut

Buble