Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Oh...

                                          I
Kuakui bahwa aku belum pernah menikmati manisnya racunmu
tapi masih saja kupelihara diam-diam di pucuk hayalku
walau kutahu kau tak pernah datang mengundangku
tapi bersikeras aku pada egoku
hingga menjadi dua sisi rupaku
                                         II
Berjuang aku untuk lurus di perjalanan
di kejauhan mereka melakukannya tanpa berbeban
karena tak ada yang istimewa pada langit yang bersisik ikan
aku saja yang melihatnya sebagai keajaiban
ketika ditanya aku juga tak pernah paham
                                         III
Kutatap lagi langit dengan heran
burung-burung terbang tak berbeban
kenapa aku selalu rajin menagih kenangan
padahal semesta selalu menawarkan pilihan
tak berbayar dan begitu menawan
oh...
(22Desember2011)

Senin, 21 November 2011

 Pantun ini telah dimuat di halaman www.letterater.com dan ini hanya buat seru-seruan aja.

Bang Noeel G-oleh maju selangkah---

Layang layang si benang panjang
terbang kelangit dicakar setan.
bukanya dari dulu sudah kubilang bang,
kasih sayang itu sulit dibuktikan.

burung balam hinggap di tongkat,
tongkatnya jatuh burungnya terbang,
beli pulsa ndak harus jual pesawat
tapi Call ny kemana abanaaaaang..


kalau hendak membeli meja,
belilah meja yang berkaki tiga,
aduh bang jangankan rumah dan perabotnya ,
sorganya neraka tak gratisin aja...

wadduh..bang  Noeel G Sempoyongan...



Jurus yang satu ini Khusus buat bunda RD. Kedum

Buah nangka banyak getahnya ,
jambu mete  dn buah bunga matahari,
karena pria punya selera,
sedikit matre ndak papa, itupun demi anak istr.i
Satu...dua...tiga.....K O Semua,,, (Suroyo Agus K.K.)



aku bales neh....

putihnya pita kain belacu
baru dibeli di pasar kenari
buktikan cinta dengan tingkah laku
sanjung dan belai setiap hari


payau airnya teluk kuali
mandikan kerbau di sore hari
kalau memang niat di hati
nomerku pasti akan kau cari

kayu benalu di tepi paya
beringin rimbun tempatnya setan
aku tak mau sorganya neraka
kuingin hatimu taruh di pinggan (Noeel G)

Pantun Asmara

kalaulah bambu si bambu kuning,
ambilkan satu, bambu saja
kala aku disuasana hening
slalu berlalu bayangan mu saja.
#
ambilkan aku bambu serumpun,
ambilkan pula bambu yang kering.
sungguh kurasa tua dan pikun,
bila tanpamu disuasana hening.
#
kalau balam mencuri bambu 
bisakah bambu menangkap balam?
bila malam datang  padaku,
seakan tak mau ku temui malam.
#
bambu muda namanya rebung,
bambu kering kerangka layang layang
kau dengarkah aku yang bersenandung,
dalam hening menantimu sayang. (Suroyo Agus K. koesmodjo)

layang layang panjang benangnya
jangan diikat di kaki meja
kalau sayang tunjukkan buktinya
jangan hanya di bibir saja

burung balam hinggap di tongkat
terbangnya rendah menyambar batu
jika malam engkau teringat
isi pulsamu callinglah aku

kalau hendak membeli meja
jangan lupa tempah kursinya
kalau hendak selalu bersama
belikan aku rumah dan perabotnya (Noeel G.)



Minggu, 13 November 2011

Berbalas Pantun

Awan berarak tanda kan hujan
hujan jatuh ditiup angin
Ini adalah pantun balasan
untuk RD, Noell dan bang Thamrin (Yoen Aulina Kasim)

Pergi ke pasar mencari parfum
Berhembus angin dari tasik
Ayo Kak Yoen balas pantun Kedum
sama kita lestarikan sastra klasik (RD.Kedum)

Sukun buahnya jangan dikulum
peramlah mentah di dalam lumbung
Pantun Kak Yoen dibalas Kedum
tak kalah Noeel pun ikut nimbrung  (Noeel G.) xi..xi..xiii...

sukun goreng gaya sabrani
Hidangkan saja di atas nampan
Silakan  Noeel nimbrung di sini
Kata Kak Yoen jalin persahabatan (RD.Kedum)

Laut Kidul ombaknya ganas
Jangan melamun di pantainya
Takut si Noel tak bisa balas
Diserang pantunnya dua bunda...(Yoen Aulina Kasim)Hehehe....

Duyung berjerang dipantai cunda
Ikut bercanda putri meilani
Pantunku diserang oleh dua bunda
Jangankan dua, tiga sekalianpun aku layani...(Noeel G.)

xi..xi...jurus sombong  nih...

x

Senin, 07 November 2011

Berbalas Pantun

akar Beringin dan akar Kubang
saling berpilin bentuk jembatan
begitu ingin engkau kusayang
bukan cuma dalam impian

Sungai bayang airnya tenang
batu besar pemecah air
kalau engkau dapat kusayang
kusayang sampai hari akhir  (Yoen Aulina Casym)

pohon beringin daunnya rindang
gantungkan benang di daun talas
jika hati ingin menyayang
lakukan dengan tulus dan ikhlas



bawa belati membelah mayang
mayang di pohon jangan dikerat
kalau hati telah meyayang
sayang di dunia dan akhirat (Noeel G.)

Ikat benang di daun talas
Talas disebut buah keladi
Kan kusayang dengan ikhlas
Ikhlas yang dari dasar hati

Mayang di pohon jangan dikerat
Jika dikerat ia kan mati
sayang menyayang dunia akhirat
Doa kupanjatkan sepenuh hati (Yoen Aulina Casym)

Pergi ke pekan membeli pisang
bawa setandan untuk tetangga
bila setiap insan saling menyayang
dunia kan aman bagai di surga (Noeel G.)

Sabtu, 29 Oktober 2011

Balas Pantun

beli mangga sama kak haris
mangganya busuk protes buk Lili
Negara ini semakin menangis
karena generasi jarang peduli


beli jambu sama sulaiman
mau d bayar dompetnya ilang
generasi sekrang uda anak jaman
dia lupakan para pejuang (Safrida Novita)

beli mangga di pasar rawa
pohonya besar tempat keramat
jika ingin negara tertawa
lakukan karya dengan semangat (Noeel G)

Pantun Bijak

Bangau berenang di pagi hari

Punai bertelur di batang randu

Nenek berjanji di dalam hati

Membawamu selalu dalam doaku..(Kwkwkwkw….Noeel..please ! RD.Kedum)




Bebek bertengkar di bawah kayu

Tiriskan sagu diatas nampan

Nenek yang pintar dan banyak ilmu

Wariskan aku  cara membuat cerpen   (Jurus maksa ni Nek…Noeel G.)

Berbalas Pantun

Hitam warnanya si air kopi

akan manis di tambah gula

miskin dan papa kita hadapi

anggap saja pintu surga (RD.Kedum)





jika gula manis rasanya

seduhkan dia di gelas biru

jika miskin pintunya surga

temukan dia di telapak kaki ibu (Noell G)



jika minum dari gelas biru

elok lah di minum di tepi pantai

jika surga memang di telapak kaki Ibu

pengorbanannya baiklah dihargai (Huta Baringin)



Duduk di pantai berlaut biru

ambil kelapa minum berdua

mari sayangi ayah dan ibu

pasti kita akan masuk surga (RD.Kedum)



melintas sawah penyu berjalan

membawa bunga pada punggungnya

menyayang ayah ibu adalah kewajiban

mari lakukan dengan penuh cinta...(Noeel G.)

Pantun Nasehat

Sari timun banyak vitaminnya
Bisa membuat dahaga plong
Carilah teman sebanyak bisa
Bila tersesat ada menolong

x

Pantun Bersedih

melati memang warnanya putih
dirangkai satu gantung di dinding
hatiku hancur semakin sedih
melihat kekasih duduk bersanding (R.D. Kedum)

daun selasih tumbuh di tebing
pakailah cangkul cari umbinya
biarkan kekasih duduk bersanding
tetaplah senyum cari gantinya...(Noeel G.)

Pantun Galau

bebek berenang di air payau
airnya keruh banyak lumpurnya
kalau hatiku sedang galau
hendak kemana kucari obatnya? (Noeel G.)

Induk itik mandi di danau
berenang ke tepi basah bulunya
jika hati terasa galau
bermain cinta itu obatnya   (Nuzul Kurniawan)

Itik berenang di halau angsa
ayam betina mengais papa
bagaimana hati tak galau dan putus asa
hendak bercinta dengan siapa? (Noeel G.)
         

Pengikut

Buble